Survey Bathimetri Bojojegoro

Menyusuri Bengawan Solo dan Semar Mendem:
Surabaya Survey Solution Laksanakan Survei Bathimetri di Bojonegoro

Bojonegoro, Juli 2026 — Tim hidrografi Surabaya Survey Solution kembali diterjunkan untuk memetakan kedalaman dua jalur air penting di Kabupaten Bojonegoro guna mendukung pengelolaan sungai yang lebih akurat dan berbasis data.

Kabupaten Bojonegoro dikenal sebagai salah satu wilayah yang dilintasi Sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa, sekaligus memiliki anak-anak sungai penting seperti Sungai Semar Mendem yang berperan besar dalam sistem drainase, irigasi, dan pengendalian banjir di wilayah tersebut. Menjawab kebutuhan data kedalaman sungai yang akurat, Surabaya Survey Solution pada bulan Juli 2026 melaksanakan pekerjaan survei bathimetri di dua lokasi tersebut, melanjutkan rangkaian layanan jasa survei bathimetri profesional yang selama ini digarap perusahaan di berbagai wilayah, termasuk proyek-proyek pelabuhan dan industri di Jawa Timur. Survei bathimetri sendiri merupakan kegiatan pemetaan dasar perairan untuk mengetahui profil kedalaman suatu badan air. Data yang dihasilkan menjadi acuan penting dalam berbagai perencanaan, mulai dari normalisasi sungai, pembangunan jembatan, perencanaan waduk, hingga pengelolaan alur transportasi air dan kegiatan pengerukan sedimen. Untuk wilayah seperti Bojonegoro yang setiap tahun menghadapi dinamika debit air Bengawan Solo, ketersediaan data kedalaman yang mutakhir menjadi salah satu kunci mitigasi risiko banjir maupun perencanaan infrastruktur di bantaran sungai.
Hasil pemetaan kontur alur sungai berkelok yang menjadi salah satu lokasi kajian — ilustrasi tipe keluaran peta batimetri sungai.
Hasil pemetaan kontur alur sungai berkelok yang menjadi salah satu lokasi kajian — ilustrasi tipe keluaran peta batimetri sungai.

Cakupan Pekerjaan di Dua Lokasi

Pekerjaan survei bathimetri di Bojonegoro ini menyasar dua segmen perairan sekaligus, yaitu ruas Sungai Bengawan Solo dan Sungai Semar Mendem. Pemilihan dua lokasi ini didasarkan pada kebutuhan pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk memiliki gambaran kondisi dasar sungai terkini, mengingat kedua sungai ini memiliki peran strategis yang berbeda: Bengawan Solo sebagai jalur air utama dengan debit besar, dan Semar Mendem sebagai anak sungai yang turut menopang sistem tata air di kawasan sekitarnya.
  • Pemetaan profil kedalaman dasar sungai (pemeruman) di sepanjang segmen yang disurvei.
  • Pengamatan pasang surut/fluktuasi muka air selama pengukuran berlangsung sebagai dasar koreksi kedalaman.
  • Pengikatan titik referensi (benchmark) dan pengukuran elevasi menggunakan alat sipat datar (waterpass).
  • Pengolahan data menjadi peta batimetri lengkap dengan kontur kedalaman untuk keperluan analisis dan perencanaan.

Metode dan Peralatan yang Digunakan

Sebagaimana pada proyek-proyek survei bathimetri sebelumnya yang telah dikerjakan Surabaya Survey Solution, pengukuran kedalaman di Bengawan Solo dan Semar Mendem dilakukan menggunakan Singlebeam Echosounder (SBES) yang dipadukan dengan GPS RTK sebagai penentu posisi horizontal secara real-time. Prinsip kerja alat ini adalah memancarkan pulsa akustik dari transduser secara tegak lurus ke dasar perairan, kemudian merekam waktu pantulan gelombang suara tersebut untuk dikonversi menjadi nilai kedalaman.
Ilustrasi prinsip kerja pengukuran bathimetri: kapal survei memancarkan sinyal akustik ke dasar perairan dan mencatat waktu pantulnya.
Ilustrasi prinsip kerja pengukuran bathimetri: kapal survei memancarkan sinyal akustik ke dasar perairan dan mencatat waktu pantulnya.
Untuk menjaga akurasi data, tim juga melakukan koreksi barcheck sebelum pengukuran dimulai — yaitu proses kalibrasi echosounder menggunakan rambu ukur pada beberapa variasi kedalaman acuan. Selain itu, pengamatan tinggi muka air dilakukan secara berkala sepanjang waktu pengukuran untuk mengoreksi pengaruh fluktuasi permukaan air terhadap hasil pembacaan kedalaman, sebelum seluruh data direduksi ke suatu datum vertikal yang telah ditetapkan.

Dokumentasi Pelaksanaan di Lapangan

Pelaksanaan pengukuran di lapangan melibatkan tim surveyor yang bergerak menggunakan perahu untuk menyusuri badan sungai sekaligus merekam data kedalaman secara kontinu. Sementara itu, di darat, tim lain mendirikan dan mengamati stasiun pengukuran tinggi muka air yang diikat terhadap titik referensi (benchmark) terdekat menggunakan alat waterpass, guna memastikan seluruh data kedalaman dapat direduksi ke satu acuan elevasi yang konsisten.
Tim survei menyusuri badan sungai menggunakan perahu untuk pengambilan data kedalaman di sepanjang lajur yang direncanakan. Surveyor memantau tampilan data kedalaman secara real-time pada unit Singlebeam Echosounder di atas perahu survei.
Tim survei menyusuri badan sungai menggunakan perahu untuk pengambilan data kedalaman di sepanjang lajur yang direncanakan. Surveyor memantau tampilan data kedalaman secara real-time pada unit Singlebeam Echosounder di atas perahu survei.
Pengukuran elevasi dan pengikatan titik referensi (benchmark) menggunakan alat sipat datar (waterpass).
Sebelum kegiatan pengukuran dimulai, tim lebih dulu melakukan kalibrasi barcheck terhadap echosounder pada beberapa variasi kedalaman acuan untuk memastikan tingkat akurasi alat tetap terjaga selama proses akuisisi data berlangsung
Pengukuran elevasi dan pengikatan titik referensi (benchmark) menggunakan alat sipat datar (waterpass).
Ilustrasi tahapan pelaksanaan survei: pembuatan rute, pergerakan kapal mengikuti lajur, pengaturan jarak antar lajur, hingga penempatan GPS dan transduser.

Manfaat Data Bagi Bojonegoro

Hasil survei bathimetri di Sungai Bengawan Solo dan Sungai Semar Mendem diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pemangku kepentingan di Bojonegoro dalam beberapa hal, di antaranya:
  • Menyediakan data kedalaman terkini sebagai dasar perencanaan normalisasi dan pengerukan sedimen sungai.
  • Mendukung analisis kapasitas tampung sungai dalam upaya mitigasi risiko banjir tahunan. Menjadi acuan teknis bagi perencanaan infrastruktur di sekitar bantaran sungai, seperti jembatan maupun tanggul.
  • Melengkapi basis data hidrografi wilayah yang dapat dimanfaatkan lintas instansi.
Dengan pengalaman menangani berbagai proyek survei hidrografi — mulai dari kawasan pelabuhan hingga badan sungai — Surabaya Survey Solution berkomitmen menghadirkan data pemetaan bawah air yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara teknis. Pekerjaan di Bengawan Solo dan Semar Mendem ini menjadi salah satu bukti konsistensi perusahaan dalam mendukung kebutuhan data kebumian di wilayah Jawa Timur, khususnya Bojonegoro yang keseharian masyarakatnya tak lepas dari keberadaan sungai

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *